YAHUKIMO - Kehadiran prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, terus membawa dampak positif bagi masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan, para prajurit juga aktif membangun kedekatan dengan warga melalui aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial.
Salah satu bentuk kepedulian itu terlihat saat personel Satgas Yonif 5 Marinir memborong hasil kebun milik warga Kampung Kokamu, Senin (18/5/2026). Kegiatan sederhana tersebut disambut hangat masyarakat karena memberikan manfaat langsung bagi perekonomian keluarga warga setempat.
Interaksi humanis antara prajurit dan masyarakat itu menjadi bagian dari pendekatan teritorial yang rutin dilakukan Satgas selama bertugas di wilayah Yahukimo. Selain membantu meningkatkan pendapatan warga, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat Papua.

Bagi warga Kampung Kokamu, hasil kebun yang dibeli prajurit menjadi sumber penghasilan penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kehadiran personel Marinir di tengah masyarakat pun dinilai membawa rasa aman sekaligus kepedulian nyata.
“Bapak-bapak Marinir sering membantu dan membeli hasil kebun kami. Kami merasa senang karena hasil kebun bisa terjual dan membantu kebutuhan keluarga, ” ujar Yapet Telenggen, salah satu warga Kampung Kokamu.
Sementara itu, Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa pendekatan humanis kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas di Papua.
“Kami tekankan kepada seluruh prajurit agar selalu menjaga kesiapsiagaan dan tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat selama menjalankan tugas, ” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi dan interaksi positif dengan warga merupakan langkah penting untuk membangun hubungan harmonis serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah penugasan.
Melalui kegiatan sosial seperti memborong hasil kebun warga, Satgas Yonif 5 Marinir berharap kehadiran TNI dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Papua, khususnya di daerah pedalaman Yahukimo.
Kepedulian yang ditunjukkan para prajurit itu pun menjadi bukti nyata bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui tugas pengamanan, tetapi juga lewat aksi sederhana yang mampu menghadirkan senyum dan harapan bagi masyarakat di pelosok negeri.
(PERS)
